Pangil_aku_Andi

Don't Give Up in Life …

Struktur dan Element Pada Bahasa Pemrograman


Struktur dan Element Pada Bahasa Pemrograman

Langkah-langkah sistematis dalam pembuatan suatu program
1. Mendefinisikan permasalahan
2. Membuat rumusan untuk pemecahan masalah
3. Implementasi
4. Menguji coba dan membuat dokumentasi

Mendefinisikan masalah yang dimaksud mendefinisikan permasalahan yaitu kita harus mengerti dengan baik mengenai permasalahan apa yang ingin diselesaikan.
Contoh:
a. Permasalahan menghitung luas lingkaran, dengan data yang diketahui adalah diameter lingkaran.
b. Permasalahan menampilkan bilangan dengan kelipatan tertentu dari 0 hingga range tertentu.

Membuat rumusan untuk pemecahan masalah setelah kita mengetahui dengan baik mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan, langkah selanjutnya yaitu membuat rumusan algoritma untuk memecahkan masalah. Rumusan tersebut dapat disusun dalam bentuk pseudocode ataupun flowchart.

Contoh:

Implementasi
Apabila langkah 1 dan 2 belum melibatkan bahasa pemrograman, maka langkah ketiga ini telah mulai melibatkan bahasa pemrograman yang ingin digunakan. Di dalam mengimplementasi algoritma kita akan menentukan bahasa pemrograman apa yang cocok atau ingin kita gunakan. Misalnya Pascal atau Delphi, Basic, dan sebagainya.
Implementasi tersebut tentunya mengacu pada algoritma yang telah disusun pada langkah sebelumnya, baik itu variable-variable yang digunakan maupun alur program. Jika program diimplementasikan dengan bahasa pemrograman yang bersifat visual dan event driven (melibatkan desain form dan event-event) seperti Visual Basic atau Delphi, maka perlu pula diperhatikan langkah-langkah berikut: posisi control, properties kontrol (seperti caption, warna, jenis tulisan, dan sebagianya)

1. Menambahkan obyek-obyek control pada Form seperti EditBox, ComboBox, Button, dll
2. (Mengatur bagainya), serta urutan fokus obyek-obyek yang ada pada form.
3. Pemberian nama obyek kontrol yang sesuai. Misalnya untuk input diameter diberi nama txt Diameter.
4. Menentukan event-event kontrol yang berpengaruh pada fungsionalitas program
5. Mulai koding

Menguji dan Membuat Dokumentasi
Setelah selesai implementasi, langkah selanjutnya yaitu menguji program tersebut apakah telah berjalan sesuai dengan tujuannya untuk memberi solusi dari suatu permasalahan. Apabila program belum berjalan dengan baik, maka kita perlu mengkaji kembali rumusan/algoritma yang telah dibuat pada langkah kedua, serta memperbaiki implementasi program yang mungkin keliru.
Untuk memudahkan dalam memeriksa kesalahan suatu program ataupun memahami jalannya program, kita juga perlu membuat dokumentasi dari program yang dibuat. Dokumentasi tersebut berisi informasi mulai dari tujuan/fungsi program, algoritma program, hingga cara menggunakannya.

Struktur Bahasa Program Procedural
Secara umum, bahasa pemrograman yang berbasiskan prosedur terdiri dari blok/sub program. yang memiliki dua bagian utama yaitu:
1. Bagian deklarasi
2. Bagian Statement

1. Deklarasi
Bagian deklarasi merupakan bagian program untuk mendefinisikan tipe data suatu variable, konstanta, serta fungsi dan prosedur yang akan digunakan pada program. Selain itu, bagian deklarasi dapat juga digunakan untuk memberi nilai awal suatu variable. Dengan kata lain, deklarasi digunakan untuk memperkenalkan suatu nama kepada Compiler program.

2. Bagian Statement
Bagian ststement merupakan bagian program yang berisi perintah yang akan dieksekusi/dijalankan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: