Pangil_aku_Andi

Don't Give Up in Life …

Sosial Network


BAB I

PENDAHULUAN

 

A.  Latar belakang

Pekembangan Information Technology (IT) yang semakin maju sangat menarik untuk diikuti. Terutama peranan dunia IT dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi dan meningkatkan kesejahteraanya, IT sangat berperan untuk mendukung, mempermudah, dan mempercepat proses transformasi informasi yang merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan manusia untuk memenuhi dan meningkatkan kesejahteraanya. IT sangat berperan dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi dan meningkatkan kesejahteraanya seperti dalam kegiatan bisnis, akademi, dan kegiatan penggunaan teknologi lainnya.

Dalam kegiatan bisnis seperti dalam kegiatan pemasaran untuk memasarkan suatu produk atau jasa memerlukan media atau sarana untuk mengiklankan produk atau jasa yang kita hasilkan.

Begitu besarnya jumlah member dan visitor yang terdapat pada Situs Social Network (Jejaring Sosial) dapat dilihat sebagai potensi pasar yang dapat dimanfaatkan sebagai media atau sarana pemasaran. Situs Social Network (Jejaring Sosial) dapat menjadi salah satu alternatif media pemasaran yang memberikan banyak keuntungan-keuntungan dibandingkan media atau sarana pemasaran lainnya. Pendidikan tidak bisa terlepas dari peran pendidik. Mutu pendidikan Indonesia sekarang masih sangat jauh tertinggal dari Negara-negara lain di dunia. Tidak bisa dibayangkan ketika di Negara yang agraris yang subur, perairan yang luas, dan barang tambang yang melimpah tapi pendidikan amat jauh tertinggal dari Negara-negara lain.

Dengan SDA tersebut, masyarakat harusnya tidak kekurangan pangan, tapi fakta yang ada ternyata masyarakat Indonesia kekurangan pangan. Salah satu faktor adalah disebabkan karena masyarakat Indonesia tidak mampu mengelola hasil buminya sendiri. Kenapa bisa seperti ini? Jelas pendidikanlah yang menyebabkan semua ini lemahnya kualitas pendidikan Indonesia membuat masyarakat tidak bisa maksimal dalam mengelola hasil buminya sendiri.

Salah satu masalah penyebab lemahnya mutu pendidikan ialah karena pendidik yang kurang update informasi/ilmu pengetahuan. Pendidik yang tidak mau update perkembangan yang ada, sudah tentu gaya mengajar dan kemampuan mengajarnya bisa dikatakan ketinggalan jaman atau “Jadul” (Jaman dulu) dan bisa juga disebut “Jadulisme” pendidik. Maka untuk itu pendidik haruslah selalu update informasi perkembangan pendidikan, agar tidak tertinggal akan perkembangan yang ada.

Internet adalah media yang sangat efektif dalam upaya update informasi dan mencari trasferan ilmu pengetahuan bagi seorang pendidik. Gaptek adalah sebutan yang tepat bagi pendidik yang tidak mampu mengoperasikan computer dan tidak tahu dengan internet, padahal di dunia maya—internet tersebut banyak sekali yang bisa dididapatkan. Informasi di internet sangat lengkap, dari yang bertaraf nasional hingga internasional semua ada disini.

Info perkembangan di dunia, baik pendidikan, ekonomi, politik, budaya dan lain sebagainya, semua bisa didapatkan hanya dengan mengakses melalui layanan internet—tanpa harus mendatanginya. Dan ini tentu jelas sangat berpengaruh sekali bagi pendidik dalam upaya peningkatan mutu pendidik dan kualitas pendidikan bangsa ini.

 

C.  Perumusan Masalah

Dengan memperhatikan latar belakang tersebut, agar dalam penulisan ini penulis memperoleh hasil yang diinginkan, maka  penulis mengemukakan beberapa rumusan masalah. Rumusan masalah itu adalah:

  1. Apakah yang dimaksud Social Network (Jejaring Sosial) ?
  2. Kapan Social Network (Jejaring Sosial) diciptakan ?
  3. Sebutkan komunitas Social Network (Jejaring Sosial)
  4. Apakah dampak dari Social Network (Jejaring Sosial) ?

 

B.  Tujuan

Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu,Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia dan menghubungkan antar invidu dari satu wilayah dengan wilayah lain dalam berinteraksi untuk menyalurkan suatu aspirasi.

Penulis menyusun makalah ini untuk memenuhi tugas mata kuliah aplikasi computer yang membahas tentang jaringan social di internet dan selain itu penulis pun ingin mengetahui perkembangan jaringan social yang sekarang sedang up to date.

 

D.  Manfaat

Manfaat yang didapat dari makalah ini adalah:

  1. Mahasiswa dapat menambah pengetahuan tentang Social Network (Jejaring Sosial)
  2. Mahasiswa dapat mengetahui dampak dari Social Network (Jejaring Sosial)
  3. Mahasiswa dapat mengetahui fungsi utama Social Network (Jejaring Sosial) bagi kehidupan

 

 


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.  Pengertian dan Penjelasan

Situs Social Network (Jejaring Sosial) merupakan situs pertemanan komunitas online dimana kita bisa mengetahui kegemaran / kegiatan teman kita dengan dia mengupdate status nya dan bisa berkomentar dengan apa yang mereka kerjakan. Berbagai macam

Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah ini diperkenalkan oleh profesor J.A. Barnes di tahun 1954.

Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.

Sebuah jasa jaringan sosial di Internet akan memfokuskan dari untuk membangun komunitas (manusia) secara online untuk berbagai kesukaan, hobby, dan aktifitas. Kebanyakan jasa jaringan sosial berbasis Web dan memberikan berbagai cara untuk pengguna berinteraksi, mulai dari e-mail hingga Internet Messaging.

Jaringan sosial telah membuat cara baru yang sangat dahsyat untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Situs jaringan sosial digunakan oleh jutaan manusia.Tipe utama jasa jaringan sosial biasanya berupa daftar / direktori yang berbasis pada kategori, misalnya, alumni sebuah sekolah, atau teman sekelas, sebagai cara untuk tetap berhubungan antar teman, atau sebuah sistem rekomendasi yang dihubungkan berdasarkan kepercayaan (trust).

Metoda yang populer menggabungkan ke dua tipe jaringan ini. Jaringan sosial yang banyak digunakan di Amerika Serikat adalah MySpace dan Facebook. Di Eropa lebih banyak digunakan MySpace, Facebook dan Hi5. Sementara di Amerika Selatan dan Amerika Tengah lebih banyak menggunakan Orkut dan Hi4. Di Asia dan Pasifik lebih banyak menggunakan Friendster, Orkut dan Cyworld.

Sekarang ini semakin banyak para peneliti dan akademisi yang mulai mempelajari jaringan sosial, seperti, Facebook, terutama untuk melihat dampak yang akan terjadi pada masyarakat. Beberapa isu yang banyak di teliti adalah,

  • Kepribadian
  • Privasi
  • Kapital sosial.
  • Penggunaan untuk remaja.

Situs Social Network (Jejaring Sosial) yang tumbuh berkembang seperti Friendster, Facebook, MySpace, Twitter, Nexopia, Orkut, dol2day, dll. Situs-situs Social Network (Jejaring Sosial) tersebut mempunyai jutaan mamber dan visitor. Berdasarkan sumber comScore Media Metrix, di Asia Friendster memiliki lebih dari 32 juta unique visitor, MySpace.com memiliki lebih dari 15 juta unique visitor, dan Facebook memiliki lebih dari 14 juta unique visitor per bulannya. Pada Facebook, pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya. Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.

Begitu besarnya jumlah member dan visitor yang terdapat pada Situs Social Network (Jejaring Sosial) dapat dilihat sebagai potensi pasar yang dapat dimanfaatkan sebagai media atau sarana pemasaran. 6)Situs Social Network (Jejaring Sosial) sebagai media atau sarana pemasaran dikenal istilah online cost per click (CPC), cost per M-impression (CPM) atau cost per action (CPA) untuk menentukan pilihan tarif iklan.

Dominasi social networks dalam merangkul penggunanya mengalami peningkatan signifikan, facebook dan twitter menjadi jejaring sosial yang paling banyak diminati, tentu saja nama-nama lain seperti tagged, myspace bahkan friendster layak ditempatkan diurutan terdepan. Disebabkan sifat dan karakteristik facebook dan twitter yang terlampau umum dan biasa, dapat menerima pendaftarnya secara universal, maka dari itu hadirlah beberapa jejaring sosial yang penggunanya memiliki karakter tertentu, menyangkut hobi, kegiatan, kreatifitas, keahlian, tampilan fisik bahkan golongan tertentu.

Gagasan yang beragam dari masing-masing pendiri jejaring sosial ini, mampu meningkatkan kemajuan komunitasnya yang bisa dilihat dari semakin bertambahnya anggota yang bergabung. Dengan wadah seperti inilah tujuan, karakter gaya hidup dan ide tersalurkan secara tepat sasaran walau jejaring sosial ini terkesan aneh, konyol bahkan dianggap gila dan diskriminatif, tapi itulah suatu keunikan yang membedakannya dengan social networks biasa.

Social Networking atau Jaringan Sosial merupakan konsep pengembangan yang bisa dimanfaatkan didalam dunia pendidikan. Social networking diaplikasikan kedalam bentuk situs jejaring sosial. Selain berguna untuk menjalin silaturrahim juga berguna untuk menunjang didalam meningkatkan efektifitas belajar. Bentuk social networking ini dapat dikembangkan dengan cara membentuk komunitas berupa kelompok belajar dan diskusi sesuai dengan minat dan bidang orang-orang yang terlibat didalamnya.

Situs social networking atau dengan istilah lainnya situs jejaring sosial terus melakukan pengembangan. Kita bisa memanfaatkan situs jejaring sosial seperti facebook (http://www.facebook.com), My Space (http://www. myspace.com), Friendster (http://friendster.com), Library Thing (http://www. librarything.com).Situs-situs ini bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk berinteraksi dengan teman, tetapi lebih dari itu dapat dimanfaatkan sebagai tempat berdiskusi kelompok belajar, tugas, ataupun berbagi informasi terbaru.

Bentuk-bentuk pembelajaran yang bisa dimanfaatkan menggunakan situs jejaring sosial ini seperti:

  • Membuatkan grup yang dengan yang membahas satu bidang misalnya sistem informasi.
  • Membuat batasan grup secara umum ataupun hanya terbatas daerah, sekolah ataupun terbatas pelajaran tertentu saja
  • Membuat kelompok kecil yang terdiri dari belasan orang yang hanya menerima anggota setelah disetujui.
  • Mengirimkan pesan ke seluruh anggota dan meminta tanggapan.

Potensi-potensi yang terdapat disitus jejaring sosial inilah dapat meningkatkan proses pembelajaran secara digital. Selain potensi positif, juga terdapat bahaya untuk privasi atau area pribadi karena masing-masing pengguna mempublikasikan profil mereka secara terbuka. Untuk mengantisipasinya bisa dengan mengatur setting dan mempertimbangkan mana yang harus ditampilkan ke publik dan mana hanya untuk pribadi.

 

B.  Sejarah Social Network (Jejaring Sosial)

Sejak komputer dapat dihubungkan satu dengan lainnya dengan adanya internet banyak upaya awal untuk mendukung jejaring sosial melalui komunikasi antar komputer.

Situs jejaring sosial diawali oleh Classmates.com pada tahun 1995 yang berfokus pada hubungan antar mantan teman sekolah dan SixDegrees.com pada tahun 1997 yang membuat ikatan tidak langsung. Dua model berbeda dari jejaring sosial yang lahir sekitar pada tahun 1999 adalah berbasiskan kepercayaan yang dikembangkan oleh Epinions.com, dan jejaring sosial yang berbasiskan pertemanan seperti yang dikembangkan oleh Uskup Jonathan yang kemudian dipakai pada beberapa situs UK regional di antara 1999 dan 2001. Inovasi meliputi tidak hanya memperlihatkan siapa berteman dengan siapa, tetapi memberikan pengguna kontrol yang lebih akan isi dan hubungan.

Pada tahun 2005, suatu layanan jejaring sosial MySpace, dilaporkan lebih banyak diakses dibandingkan Google dengan Facebook, pesaing yang tumbuh dengan cepat.

Jejaring sosial mulai menjadi bagian dari strategi internet bisnis sekitar tahun 2005 ketika Yahoo meluncurkan Yahoo! 360°. Pada bulan juli 2005 News Corporation membeli MySpace, diikuti oleh ITV (UK) membeli Friends Reunited pada Desember 2005. Diperkirakan ada lebih dari 200 situs jejaring sosial menggunakan model jejaring sosial ini.

 

C.  Layanan Social Network (Jejaring Sosial)

Banyak layanan jejaring sosial berbasiskan web yang menyediakan kumpulan cara yang beragam bagi pengguna untuk dapat berinteraksi seperti chat, messaging, email, video, chat suara, share file, blog, diskusi grup, dan lain-lain. Umumnya jejaring sosial memberikan layanan untuk membuat biodata dirinya. Pengguna dapat meng-upload foto dirinya dan dapat menjadi teman dengan pengguna lainnya. Beberapa jejaring sosial memiliki fitur tambahan seperti pembuatan grup untuk dapat saling sharing didalamnya.

 

D.  Macam-Macam Komunitas

Kehadiran Facebook yang begitu fenomenal telah menghadirkan dan meninggalkan berbagai cerita baik positif maupun negatif. Di beberapa group ada yang mendiskreditkan Islam dan dalam kasus ini, kita tidak bisa berbuat banyak karena tidak bisa berperan sebagai admin / eksekutor.

Karenanya, munculah beragam situs jejaring sosial khusus bagi muslim yang dimulai dengan kehadiran Muxlim.com, terus MillatFacebook (MFB) dan setelah itu berbagai situs sejenis bermunculan seperti joinMuslims.com (JM), Facelim.com (FL) Nahnumuslim.com (NM), PencerahanHati.com (PH), Cybermuslim.com, Salingsapa.com, JoinMuslims.com dan sebagainya.

Beberapa Komunitas Social Networks Teraneh Berkarakter Unik

  1. Ravelry disebut “Ravelers” cenderung menjadi pengrajin dan designer, baik itu penenun dsb.
  2. REMcloud menawarkan forum untuk postingan tentang potongan mimpi yang kita alami semalam dan dapat melihat mimpi yang serupa dari anggota lain pada timelinenya
  3. Lost Zombies memiliki tujuan unik yaitu untuk menciptakan sebuah komunitas yang dihasilkan film zombie.
  4. MyFreeImplants dimana para wanita yang ingin memperindah payudara mengharapkan lelaki dermawan yang akan menanggung biaya operasi.
  5. WeeWorld adalah komunitas berbasis avatar secara eksklusif untuk remaja.
  6. VampireFreaks digunakan untuk mengirim foto dan review industri musik, seiring perkembangannya tumbuh menjadi komunitas subkultur.
  7. RedKaraoke anda dapat posting video, melihat pertunjukkan dari anggota lain dan tentunya secara nyaman dapat berkaraoke di ruang tamu anda.
  8. Myrl ebagai “platform hiburan lintas dunia, membawa pengguna dunia virtual bersama.”
  9. Fubar dikhususkan pagi pengguna 18 tahun keatas, anggota dapat mengirimkan minuman virtual kepada pengguna lain dan akan mendapatkan “fuBucks” sebagai mata uang virtual situs ini.
  10. CafeMom adalah situs di mana para ibu dapat posting foto, bermain game, blog, membahas topik yang berbeda, membuat kelompok dukungan dan persahabatan.

 

E.  Dampak-dampak dari Social Network (Jejaring Sosial)

suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.

Jenis-jenis social network :

1. Jejaring Sosial melalui Internet

Contoh : Friendster,Facebook,Blogger dll

2. Jejaring Sosial melalui komunitas Dunia Nyata

Contoh : komunitas fotografi,Klub Mobil, Organisasi atau Institusi dll

Awal mula social network di internet :

 

1. Dampak positif

  • Media silaturahmi antar teman lama, teman baru dan keluarga.
  • Media diskusi dan pertukaran informasi.
  • Media iklan baik gratis maupun iklan berbayar yang telah disediakan.
  • Media kampanye bagi mereka yang ingin menjadi pemimpin.
  • Sarana membangun komunitas kelompok tertentu.
  • Melatih berkomunikasi dan mengeluarkan pendapat.
  • Bisa mempercepat globalisasi dengan cara saling berhubungan antara negara yang satu dengan yang lain.

 

2. Dampak negative

  • Mengurangi kinerja karena karyawan perusahaan, dosen dan mahasiswa yang bermain Internet pada saat sedang bekerja, pasti mengurangi waktu kerja.
  • Berkurangnya perhatian terhadap keluarga, ini terjadi karena orang tua semakin sedikit waktunya dengan anak-anak dan keluarga mereka.
  • Tergantikannya kehidupan sosial karena sebagian orang merasa cukup dengan berinteraksi lewat Internet sehingga mengurangi frekuensi bertemu muka.
  • Batasan ranah pribadi dan sosial yang menjadi kabur, karena kita bebas menuliskan apa saja, sering kali tanpa sadar kita menuliskan hal yang seharusnya tidak disampaikan ke lingkup sosial.
  • Tersebarnya data penting yang tidak semestinya, seringkali pengguna Internet tidak menyadari beberapa data penting yang tidak semestinya ditampilkan secara terbuka.
  • Pornografi, sebagaimana situs jejaring sosial lainnya tentu ada saja yang memanfaatkan situs semacam ini untuk kegiatan berbau pornografi.
  • Kesalahpahaman, seperti kasus pemecatan seorang karyawan gara-gara menulis yg tidak semestinya di Internet, juga terjadi penuntutan ke meja pengadilan gara-gara kesalahpahaman di Internet.
  • Mempermudah jaringan kriminalitas dan degradasi budaya asli.

 

BAB III

PENUTUPAN

 

A.  Kesimpulan

Berdasarkan uraian sebelumnya, Situs Social Network (Jejaring Sosial) dapat dikatakan sebagai alternatif media pemasaran berbasis Information System (IS) dan Information Technology (IT) dikatakan bebasis Information System (IS) karena dalam Situs Social Network (Jejaring Sosial) terdapat komponen-komponen serta sumberdaya seperti manusia, hardware and software, jaringan komunikasi, sumber data, dan peraturan untuk menyampaikan informasi kepada individu, kelompok atau organisasi. Selain itu Situs Social Network (Jejaring Sosial) juga dikatakan berbasis Information Technology (IT) karena Situs Social Network (Jejaring Sosial) melibatkan sumberdaya Information Technology (IT) seperti Hardware, software, networking, dan data management.

Tidak dapat dipungkiri bahwa internet memiliki pengaruh yang sangat besar dalam upaya peningkatan mutu pendidik. Karena dengan menggunakan layanan ini, pendidik bisa mendapatkan informasi yang mereka inginkan dan bisa selalu “up to date”. Jika dibandingkan dengan buku, internet jangkauannya jelas lebih luas. Karena apa, hampir semua informasi tentang ilmu-ilmu pengetahuan yang baru ada di dalamnya.Mencari informasi ilmu pengetahuan yang baru dengan internet sangatlah efektif. Jika memiliki jaringan internet sendiri, jelas untuk mencari apa yang diharapkan, seorang pendidik tidak perlu keluar rumah. Ia bisa sambil melakukan pekerjaan yang lain pula. Misal ; sambil mengasuh adiknya yang masih kecil,membereskan kamar atau bersih-bersih rumah dan lain sebagainya yang intinya tidak keluar rumah dan menghemat biaya.

Dengan Kekayaan fitur yang ada di Facebook dan Twitter serta terobosan-terobosan ide tentang optimalisasi sebuah situs pertemanan kita dapat menggunakan Situs Social Network (Jejaring Sosial) sebagai media alternative untuk memasarkan produk atau jasa yang kita hasilkan yang dapat memberikan banyak keuntungan ketimbang media konvensional / MainStream Media (MSM).

 

 DAFTAR PUSTAKA

 1.                  http://adegustiann.blogsome.com/2010/02/09/pengertian-social-networking/

2.                  http://www.ridwanforge.net/blog/jejaring-sosial-social-networking

3.                  James A.O’Brien, and George Marakas ManagementInformation Systems with MISource 007,8th ed. Boston, MA:McGraw-Hill, Inc. 2007.ISBN:13 9780073323091

4.                  http://www.zahiyyah.co.cc/2010/09/geliat-jejaring-muslim-indonesia.html

5.                  http://menirlina.blogspot.com/2011/05/pengertian-sosial-networking.html

6.                  http://maneksb2.blogspot.com/2009/06/makalah-jaringan-internet-oleh-dian.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: